Baru-baru ini viral perkataan salah seorang tokoh dari salah satu ormas keagamaan di Indonesia yang mengatakan bahwa ormasnya adalah sebuah agama, dan orang-orang yang berada diluar ormas tersebut akan masuk neraka, laa hawla wala quwwata illa billah.

Agama surga adalah agama yang Allah ridhoi, bukan agama milik organisasi tertentu, bukan agama milik yayasan tertentu, bukan pula agama milik bangsa tertentu, akan tetapi ia adalah agama yang Allah subhanahu wa Ta’ala turunkan melalui lisan Rosulnya. Dalam Al-Qur’an Allaah telah menyatakan bahwa agama yang Allah ridhoi adalah Islam. Dalam Surat Ali ‘Imran Ayat 19

….إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam

Islamlah yang dibawa Nabi dan Rosul seluruhnya yang di ridhoi oleh Allaah, yang disampaikan lewat wahyu-NYA, dan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah sampaikan kepada umatnya secara sempurna. Maka siapapun yang tidak mengikuti jalan Rasulullah maka ia telah tersesat jalannya.

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : تفترق أمتي على ثلاث وسبعين ملة كلهم في النار إلا ملة واحدة قالوا: ومن هي يا رسول الله؟ قال: ما أنا عليه وأصحابي

“Dari sahabat Abdullah bin Amer rqdhiallahu’ anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Umatku akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, seluruhnya akan masuk neraka, kecuali satu golongan. Para sahabat bertanya: Siapakah mereka itu, wahai Rasulullah? Beliau menjawab: yang berpegang teguh dengan ajaran yang aku dan para sahabatku jalankan sekarang ini.” (Riwayat At Tirmizy dan Al Hakim)

Siapa yang beragama tidak sesuai dengan Rasulullah dan para sahabatnya, maka hakekatnya ia telah tersesat jalannya. Siapapun yang mengklaim bahwasannya organisasinya atau jalannya itu yang paling benar, itu yang akan dijamin surga tetapi dia tidak sesuai dengan jalannya Rosul dan para sahabatnya, hakekatnya ia adalah jalan menuju api neraka.

Maka, Allah tidak pernah menjamin satu generasipun, kecuali generasi para sahabat yang telah Allah nyatakan keridhoannya dalam Al-Qur’an

Allah berfirman,

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepadaNya. Allah menyediakan bagi mereka jannah-jannah yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar”. [At Taubah/9 : 100].

Bila ada orang di zaman sekarang yang mengklaim bahwa organisasinyalah yang di ridhoi oleh Allah, siapa yang tidak masuk organisasinya maka ia tidak akan masuk surga, maka klaim ini tertolak apabila ternyata ia tidak mengikuti Rasulullah dan para sahabatnya. Karena sesungguhnya yang memiliki surga itu Allah, bukan organisasi, bukan yayasan, bukan kiyai, dan bukan siapapun juga. Pemilik surga hanya Allah, dan Allaah telah menjanjikan orang yang masuk surga adalah orang yang mentauhidkan Allaah, menjauhkan kesyirikan, yang mengikuti sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam.

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

Katakanlah : “Taatilah Allah dan RasulNya. Jika kalian berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang kafir’’. [Ali Imran : 32].

 

Sumber : Video Singkat: Agama Surga – Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc

 

Komentar:
Bagikan artikel ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •