Terkait tentang kehidupan di alam barzakh, apakah manusia itu tidur sampai hari kiamat? Tidak! Mereka hidup, tidak tidur sekalipun, di alam barzakh tidak ada yang namanya tidur. Alam barzakh merupakan suatu kehidupan, tidur itu hanya di dunia saja.

Setelah ruh keluar dari badan, maka tidak ada lagi tidur setelah itu. Yang ada adalah kehidupan yang mana kehidupan itu di mulai dari barzakh dan berakhir saat kiamat. Dan setelah hari kiamat pilihannya surga atau neraka. Kehidupan barzakh merupakan taman dari taman-taman surga atau jurang dari jurang-jurang neraka.

Alam barzkh adalah alam kubur, manusia pada saat itu berada dalam 3 keadaan :

1. Keadaan orang beriman dan bertakwa

Sebagaimana terdapat dalam hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam : ” Dua malaikat datang, kemudian mendudukan orang tersebut lalu keduannya menanyainya. Siapa rabbmu? Apa agamamu? dan siapa laki-laki yang di utus kepadamu? Lalu orang tersebut menjawab, ‘Rabbku Allah, agamaku Islam dan laki-laki yang diutus kepada kami adalah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Kemudian dibukakan pintu neraka, kemudian dikatakan : ‘inilah tempatmu dineraka, seandainya engkau kufur‘. kemudian pintu tersebut ditutup dan tidak akan dibuka lagi selama-lamanya. Setelah itu dibukakan untuknya pintu surga, dihembuskan sebagian wanginya dan di perlihatkan tempatnya di surga. Orang tersebut pun lantas mengatakan, ‘Ya Rabbku tegakkanlah hari kiamat, tegakkanlah hari kiamat’. hingga ia merasakan sebagian dari nikmat tersebut dan merasakan kenikmatan di alam kubur sampai datang hari kiamat.

2. Keadaan orang kafir dan munafik

Mereka di dudukan dan di tanya, siapa rabbmu? apa agamamu? dan siapa laki-laki yang diutus kepada kalian? dan mereka mengucapkan, ‘hah hah hah aku tidak tahu‘. Malaikat mengatakan, kamu tidak tahu? dan memang kamu tidak mau tahu!! Kemudian kepala mereka dipukul sehingga orang itupun menjerit dengan satu jeritan yang terdengar oleh seluruh makhluk kecuali jin dan manusia. Kemudian di bukakan bagi mereka sebuah pintu surga dan dikatakan, ‘inilah tempatmu di surga jika kamu beriman‘. Setelah itu pintu itu di tutup dan tidak akan dibuka lagi untuknya selamanya. Setelah itu dibukakan baginya pintu neraka, kemudian dirasakan kepadanya sebagian racunnya dan baunya. Maka ia mengatakan, ‘Ya Rabbku jangan tegakan hari kiamat, ya Rabbku jangan tegakan hari kiamat‘. Dan mereka merasakan jurang dari jurang-jurang neraka.

3. Keadaan orang beriman yang juga pelaku maksiat

Mereka adalah pelaku dosa besar, pelaku dosa besar ini pun berbeda-beda. Diantara mereka ada yang berlebih-lebihan dalam dosa besarnya, dan ada pula yang tidak seperti mereka. Golongan ini keadaanya sesuai dengan kehendak Allah, jika Allah menghendaki Allah mengadzab mereka. Dan jika Allah menghendaki, Allah akan mengampuninya. Pelaku dosa besar ini sebagian mereka di adzab di alam kubur beberapa lama sehingga setimpalah adzab tersebut dengan dosa yang pernah di lakukannya di dunia. Setelah itu mereka dikaruniakan nikmat di alam kubur lalu di akhirat. Ada pula yang di adzab di alam kubur lalu di lanjutkan dengan adzab setelah hari kiamat, dilemparkan ke neraka hingga sempurna siksa untuk mereka, kemudian mereka dimasukkan ke surga.

Syeikh Utsman Al-Khomis

Komentar:
Bagikan artikel ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •